Bukti-bukti
Kemajuan Ilmuwan Muslim
oleh: Dersa subarta
Telah
berabad abad lamanya kemajuan keilmuwan muslim mengguncangkan dunia hal ini
terlihat ketika banyaknya jumlah umat islam menjadi cendikiawan pada masa. Dan
para cendikiawan muslim rata-rata mereka mempelajari Al-Quran bukan sebatas
hafalan atau terjemahan lebih dari itu mereka mengupasnya dan mengadakan riset
penelitian tentang penjelasan Ayat-ayat Al-Quran dan dari penafsiran Ayat-ayat
Al-Quran inilah mereka menjadi para cendikiawan. Hal ini tentu dapat memberikan
sugesti kepada kita akan keilmuan Al-Quran dan kemajuan keilmuan muslim tidak
terlepas dari penjelasan Al-Quran terbukti beberapa cendikiawan muslim yang
populer dengan karyanya rata-rata penghafal Al-Qur’an. Ilmuwan-ilmuan itu
adalah orang-orang yang mengkaji dan mempelajari ayat-ayat Al-Quran seperti:
Ibnu Ismail Al-Jazari
Ilmuwan Muslim Penemu Konsep Robotika Modern. Al Jazari
mengembangkan prinsip hidrolik untuk menggerakkan mesin yang kemudian hari
dikenal sebagai mesin robot. Tak mungkin mengabaikan hasil karya Al-Jazari yang
begitu penting. Dalam bukunya, ia begitu detail memaparkan instruksi untuk
mendesain, merakit, dan membuat sebuah mesin” (Donald Hill) begitua pengakuan
Donald Hill atas kerya Ilmuwan Muslim yaitu Ibnu Ismail Ibnu Al-Razzaz
al-Jazari mendapat julukan sebagai Bapak Modern Engineering berkat
temuan-temuannya yang banyak mempengaruhi rancangan mesin-mesin modern saat
ini, diantaranya combustion engine, crankshaft, suction pump, programmable
automation, dan banyak lagi.
Ibnu Rusyd (Ibnu Rusydi)
Dalam bahasa Latin Averroes, adalah seorang filsuf dari Spanyol
(Andalusia). Dia lahir tahun 1126 – Marrakesh, Maroko, dan meninggal 10
Desember 1198). Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi bidang filsafat, kedokteran dan
fikih dalam bentuk karangan, ulasan, essai dan resume. Hampir semua karya-karya
Ibnu Rusyd diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dan Ibrani (Yahudi) sehingga
kemungkinan besar karya-karya aslinya sudah tidak ada. Filsafat Ibnu Rusyd ada
dua, yaitu filsafat Ibnu Rusyd seperti yang dipahami oleh orang Eropa pada abad
pertengahan; dan filsafat Ibnu Rusyd tentang akidah dan sikap keberagamaannya.
Ibnu Rusyd adalah seorang jenius yang berasal dari Andalusia dengan pengetahuan
ensiklopedik. Masa hidupnya sebagian besar diberikan untuk mengabdi sebagai
“Kadi” (hakim) dan fisikawan. Di dunia barat, Ibnu Rusyd dikenal sebagai
Averroes dan komentator terbesar atas filsafat Aristoteles yang memengaruhi
filsafat Kristen di abad pertengahan, termasuk pemikir semacam St. Thomas
Aquinas. Banyak orang mendatangi Ibnu Rusyd untuk mengkonsultasikan masalah
kedokteran dan masalah hukum.
Ibnu
Khuradadhbih (abad 9)
Ibnu Khuradadhbih hidup pad abad ke-9 dengan karyanya geografi
tentang kerajaan-kerajaan dan rute perjalanannya dari negeri-negeri China,
Korea dan Jepang.
Imam Hanafi
Nama lengkapnya
adalah An Nukman bin Tsabit. Lahir tahun 700 M di Kufah, Irak. Ajarannya dalam
ilmu fiqih adalah selalu berpegang pada Al-Qur’an dan hadis. Beliau tidak
menghendaki adanya taklid dan bid’ah yang tidak ada dasarnya dalam Al Qur’an
dan hadis. Dalam menetapkan hukum fiqih beliau bersumber pada Al Qur’an, hadis,
qiyas dan ihtisan.
Imam Maliki.
Nama
lengkapnya adalah Abu Abdillah Malik bin Annas. Beliau lahir di Madinah tahun
716 M. Beliau merupakan ulama besar di kawasan Arab. Dalam menetapkan ilmu fiqih,
beliau berpedoman pada Al Qur’an, hadis, ijma sahabat, dan kemaslahatan urf
(adat) penduduk Madinah. Buku karangannya diantaranya adalah Al Muwaththa. Imam
Maliki ini adalah guru Imam Syafi’i.
Imam Syafi’i
Nama
lengkapnya adalah Muhammad Ibnu Idris bin Abbas bin Usman Asy Syafi’i. Beliau
dilahirkan di Palestina tahun 767 M. Menurut riwayat, beliau telah mahir
membaca dan menulis Arab pada usia 5 tahun. Pada usia 9 tahun, beliau telah
hafal Al Quran 30 juz. Pada usia 10 tahun, beliau sudah menghafal hadis yang
terdapat dalam kitab Al Muwaththa karya Imam Malik. Di usianya yang 15 tahun,
beliau lulus dalam spesialisasi hadis dari gurunya Imam Sufyan bin Uyaina,
sehingga beliau diberi kepercayaan untuk mengajar dan memberi fatwa kepada
masyarakat dan menjadi guru besar di Masjidil Haram, Mekah. Dalam menetapkan
ilmu fiqih, Imam Syafi’i berpedoman pada Al Qur’an, hadis, ijma’ dan qiyas.
Buku karangan Imam Syafi’i adalah Ar Risalah dan Al ‘Um. Ajaran Imam Syafi’i
terkenal dengan Mazhab Syafi’i yang banyak dianut oleh umat Islam di Indonesia,
Asia Tenggara, Mesir, Baghdad, dan negara lainnya.
Imam Hambali
Nama
lengkapnya adalah Ahmad bin Hambal Asy Syaibani. Beliau lahir di Baghdad tahun
855 M. Ajarannya terkenal dengan nama Mazhab Hambali. Dalam menetapkan hukum
fiqih, Imam Hambali berpedoman pada Al Qur’an, hadis, dan fatwa para sahabat.
Imam Ghazali
Nama
lengkapnya adalah Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali. Beliau lahir di
Iran tahun 1058 M. Beliau tokoh yang terkenal dalam bidang ilmu tafsir, ilmu fiqih,
ilmu filsafat, dan ilmu akhlak. Karena keluasan ilmunya, beliau mendapat gelar
Hujjatul Islam. Karya beliau diantaranya adalah Tahafut Al Falasifah, Huluqul
Muslim, dan yang terkenal adalah Ihya’ Ulumuddin.
Al Mas’udi
Menerbitkan
ensiklopedi geografi yang membahas gempa bumi, formasi geologis, sifat dasar
laut mati, evolusi geologi (jauh sebelum Maghelan dan Weber).
Al Idris (1154)
Ahli peta
bumi, membuat peta bumi dan globe dengan dilengkapi penjelasan penggunaan
kompas.
Yaqut Hawami (1229)
Membuat kamus
geografi pertama berdasarkan abjad berisikan nama kota dan tempat yang dikenal
dan berisi informasi akurat mengenai ukuran bumi, zona iklim dan sifatnya,
geografi matematika dan politik.
Abu Al-Nasr Al-Farabi
atau dikenali sebagai Al-Pharabius
Di dunia barat
merupakan salah seorang pakar sains dan ahli falsafah Islam yang hebat di dalam
dunia Islam pada ketika itu,beliau hidup antara tahun 870 – 950. Dia berasal
dari Farab, Kazakhstan.
Ibnu Abdus Salam (abad
13)
Merumuskan
pertama kali tentang hak-hak perlindungan binatang atau konservasi hewani.
Safiuddin (1294)
Memperkenalkan
teori musik.
Al Mawsili (850)
Ahli musik
klasik dan oleh muridnya musisi ulung Ziryab memperkenalkan ke Spanyol thn 822,
pengembangan notasi mensural, konsep gloss atau hiasan melodi, pengembangan
rumpun alat musik gesek, kecapi, kelompok gitar, busur gesek pada alat musik
gesek, musik keroncong dan morisko.
Nur Al-Din Ibn Ishaq
Al-Bitruji (1204) dikenali sebagai Alpetragius)
Di dunia barat
merupakan salah seorang ahli sains Islam.
Muhammad Abduh (Delta
Nil, 1849 – Alexandria, 11 Juli 1905 )
Muhammad Abduh
adalah seorang pemikir muslim dari Mesir, dan salah satu penggagas gerakan
modernisme Islam. Beliau belajar tentang filsafat dan logika di Universitas
Al-Azhar, Kairo, dan juga murid dari Jamal al-Din al-Afghani, seorang filsuf
dan pembaharu yang mengusung gerakan Pan-Islamisme untuk menentang penjajahan
Eropa di negara-negara Asia dan Afrika. Muhammad Abduh diasingkan dari Mesir
selama enam tahun pada 1882, karena keterlibatannya dalam Pemberontakan Urabi.
Di Libanon, Abduh sempat giat dalam mengembangkan sistem pendidikan Islam. Pada
tahun 1884, ia pindah ke Paris, dan bersalam al-Afghani menerbitkan jurnal
Islam The Firmest Bond. Salah satu karya Abduh yang terkenal adalah buku
berjudul Risalah at-Tawhid yang diterbitkan pada tahun 1897.
Itulah beberapa ilmuwan
muslim beserta bidang-bidang keilmuwannya dan masih banyak lagi ilmuan-ilmuan
muslim yang lain belum dapat saya tuliskan dalam tulisan saya ini. Dengan
beberapa Ilmuwan muslim yang telah saya tuliskan ini semoga dapat membuat kita
sebagai ummat muslim lebih yakin akan kemajuan dan perkembangan masa kini
adalah karya-karya para cendikiawan muslim yang di salah gunakan oleh banyak
orang.
Penulis mahasiswa STAIS-BS lubuklinggau
akrab di panggil dersa nama lengkapnya dersa subarta Alumni MA Darul ishlah dan SMP-IT Al-Azhaar